Tim jaksa KPK pun tampak bersiap di ruang tunggu Pengadilan Tipikor Jambi. Sidang rencananya digelar secara offline dengan menghadirkan keempat ke ruang sidang.
Masih dari pantauan di PN Tipikor Jambi, sejumlah aparat dari kesatuan Brimob berjaga disekitar ruang sidang.
Disisi lain, sekira pukul 09.40 WIB, Tartiniah, salah seorang terdakwa dalam perkara ini dengan pengawalan petugas KPK datang dari Lapas Perempuan. Dia duduk di kirsi roda menggunaka rompi oranye.
Di belakangnya seorang petugas KPK tampak membantu mendorong kursi roda itu. Sembari sejumlah kerabat Tartiniah datang menghampiri dan menyalaminya. Suasana di ruang sidang itu sedikit haru.
Sebelumnya, Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara kasus suap uang ketok palu RAPBD Provinsi Jambi ke pengadilan Tipikor Jambi. Kali ini Jaksa KPK melimpahkan empat tersangka dari fraksi Golkar yakni M Juber, Poprianto, Tartiniah, dan Ismed Kahar.
JPU menyebutkan perkara ini merupakan rentetan peristiwa kasus suap uang ketok palu RAPBD Provinsi 2017-2018 silam. Dalam hal ini yang akan di sidang kan merupakan para penerima
Keempat tersangka di jerat dengan Pasal 12 huruf atau Pasal 11 UU No 31 tahun 1999, tentang pemberantasan korupsi sebagaimana diubah dengan UU No no 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi.
Sementara itu, pejabat Humas Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jambi, Yandri Roni, menerangkan, setelah diterima Pengadilan, berkas tersebut langsung dipelajari oleh Ketua Pengadilan.
Selanjutnya, telah ditetapkan pula tiga majelis hakim yang akan mengawal proses persidangan.
“Ketiga majelis hakim itu adalah Budi Chandra selaku Ketua Majelis, kemudian dua hakim anggota Tatap Uraisma Situngkir dan Hiasinta
Discussion about this post